Baru saja….2 jam yang lalu saya turun dari angkot…….saya sudah tidak tahan sedari tadi untuk segera turun…mengapa?
simple saja, karena musik yang terlalu keras dan video yang ditontonkannya. hati ini menggerutu selama di angkot. video yang ditayangkan sangat melenakan, bagaimana tidak, tontonannya vulgar bgetzzzzzzzz….dan musiknya sangat keras…yang lucunya kadang saya ikut terpaku melihatnya. menyedihkan…sambil beristighfar…
sama saja dengan bus kota. malah lebih parah!!!! pernah dulu saya naik bus dan memang kerasnya seperti mau memecahkan gendang telinga. huh! dalam hati. spontan saja saya bilang ke sopir untuk mengecilkannya…ternyata justru dimatikan….ya lebih baik!
begitulah potret angkutan kota padang…..berbeda ketika di Jakarta, tidak separah ini. ketika ditanyakan kenapa seperti itu kepada seseorang, dijawab bahwa sopir di sini ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi penumpang. dalam hati, terbaik untuk siapa?
saya membayangkan dan selalu bertanya-tanya beberapa tahun kedepan, anggaplah 10 tahun yang akan datang, jika kondisi ini tetap dan tidak ada perubahan atau mungkin lebih parah, bagaimana dengan mental pemuda/i kota padang?
saya ingat ketika mengikuti sebuah training. trainer berkata bahwa musik di angkutan kota padang ternyata parah sekali. di andaikan sekitar 10 tahun lagi mental pemuda/i akan sama dengan aura musik yang disajikan…
pernyataan ini sungguh logis. bagaimanA tidak? setiap hari setiap waktu selalu menikmati musik vulgar ditambah dengan video yang sengaja dikeraskan….
na’udzubillahiminzalik!
aidarabbani
July 1, 2010 at 11:28 am
keren..keren..keren…(adiak angah mah!)
aidarabbani
July 1, 2010 at 11:29 am
hehehe,sorry